, ,

Pertalite dan Solar Sulit Ditemukan di Malinau, Kendaraan Antre Panjang di POM Mini

by -340 Views
by

News Tutuyan – Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Solar terjadi di Kabupaten Malinau dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah POM Mini dan titik penjualan BBM eceran, terutama di kawasan permukiman padat dan jalur utama aktivitas masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan, antrean didominasi oleh sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan niaga, yang rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar.

Antrean Panjang Sejak Pagi Hingga Malam

Sejumlah warga mengaku harus datang sejak pagi hari untuk memastikan mendapatkan BBM. Bahkan, tidak sedikit yang pulang dengan tangan kosong karena stok Pertalite maupun Solar telah habis lebih dulu.

“Kalau telat sedikit saja, biasanya sudah habis. Kami antre dari pagi, kadang sampai siang baru dapat,” ujar salah seorang warga Malinau yang ditemui di antrean POM Mini.

Kondisi ini semakin terasa pada jam-jam sibuk, di mana aktivitas transportasi masyarakat meningkat, baik untuk bekerja, berdagang, maupun mengangkut hasil pertanian.

POM Mini Jadi Sasaran Utama Warga

Akibat keterbatasan pasokan di SPBU, POM Mini menjadi alternatif utama masyarakat. Namun, pasokan di POM Mini juga terbatas, sehingga antrean tidak terhindarkan.

Beberapa pengelola POM Mini bahkan membatasi jumlah pembelian per kendaraan guna menghindari penimbunan dan memastikan BBM bisa dibagi ke lebih banyak warga.

“Kami batasi pembelian supaya semua kebagian. Kalau tidak dibatasi, stok cepat habis,” kata salah satu pengelola POM Mini.

Dampak ke Aktivitas Ekonomi dan Transportasi

Kelangkaan BBM ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Sopir angkutan barang dan jasa mengeluhkan keterlambatan distribusi, sementara pelaku usaha kecil mengaku biaya operasional meningkat karena harus membeli BBM dengan harga lebih mahal.

“Kami terpaksa beli eceran dengan harga tinggi. Kalau tidak, aktivitas usaha terhenti,” ungkap seorang pengusaha kecil di Malinau.

Pertalite dan Solar
Pertalite dan Solar

Baca juga: Alasan Xabi Alonso usai Real Madrid Keok Lawan Man City di Liga Champions

Warga Harap Pemerintah Segera Bertindak

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan BBM tersebut. Mereka meminta adanya penambahan pasokan, pengawasan distribusi, serta penertiban agar BBM subsidi tepat sasaran.

“Kami hanya ingin BBM tersedia seperti biasa. Jangan sampai kondisi ini berlarut-larut,” ujar warga lainnya.

Pemerintah Diminta Awasi Distribusi BBM

Sejumlah tokoh masyarakat juga mendorong adanya pengawasan ketat terhadap distribusi BBM, guna mencegah praktik penimbunan atau penyaluran yang tidak sesuai ketentuan.

Menurut mereka, ketersediaan Pertalite dan Solar sangat vital bagi masyarakat Malinau, mengingat wilayah tersebut masih sangat bergantung pada transportasi darat untuk aktivitas sehari-hari.

Harapan Normalisasi Pasokan Segera Terwujud

Masyarakat Malinau berharap pasokan BBM dapat segera kembali normal sehingga antrean panjang tidak lagi terjadi. Mereka menilai stabilitas distribusi BBM menjadi kunci utama kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi di daerah.

“Kalau BBM lancar, semua aktivitas ikut lancar. Mudah-mudahan cepat ada solusi,” pungkas warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.