News Tutuyan– Dalam upaya membantu masyarakat menghadapi tingginya harga bahan pokok, Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Polsek Tutuyan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolsek Tutuyan dan mendapat sambutan hangat dari warga.
Gerakan yang menggandeng Perum Bulog ini dipimpin langsung oleh Kasatbinmas Polres Boltim, Ipda Jayusman Baso, didampingi Kapolsek Tutuyan, Ipda Reinhard Kaingat, serta sejumlah personel. Sejumlah kepala desa di wilayah setempat juga turut hadir, menunjukkan dukungan terhadap program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penyaluran Beras SPHP dengan Harga Terjangkau
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Tutuyan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog sebanyak 1.000 kilogram atau setara 1 ton. Beras tersebut dikemas dalam ukuran 5 kilogram dan dijual dengan harga Rp58.000 per kemasan, jauh lebih murah dibanding harga pasaran saat ini.
“Gerakan Pangan Murah ini kami lakukan untuk memberikan akses bagi masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Selain itu, ini juga menjadi langkah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Ipda Jayusman Baso.
Tak butuh waktu lama, seluruh stok beras yang disediakan ludes dibeli warga. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang harganya kerap berfluktuasi.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa dan Koleksi Kendaraannya: Sosok Baru di Kursi Menteri Keuangan
Disambut Antusias Warga
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya program pangan murah ini. Selain meringankan beban pengeluaran rumah tangga, mereka juga merasa senang karena bisa membeli langsung di tempat yang mudah dijangkau.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin dilakukan, karena harganya jauh lebih murah dibanding di pasar,” ungkap salah satu warga sambil mengangkat karung beras yang baru dibelinya.
Kasatbinmas menegaskan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya sekadar penjualan beras, tetapi juga bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi ekonomi yang menantang. Dengan menggandeng Bulog, Polri berupaya memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar dan terjangkau oleh masyarakat luas.
“Program ini akan terus berlanjut. Kami berharap langkah kecil ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Timur,” pungkas Jayusman.
Gerakan Pangan Murah di Polsek Tutuyan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan lembaga pangan dapat menciptakan dampak positif langsung bagi masyarakat.







